Pascabanjir, Warga Derita Penyakit Kulit

Pascabanjir, Warga Derita Penyakit Kulit -, BANJIR yg melanda wilayah Desa Bojongsari, & Desa Labansari menciptakan sebagian penduduk di serang penyakit kulit.
Menurut masyarakat setempat, Izas Alhadi (35) menyampaikan, sebanyak masyarakat ketika ini telah dilanda rasa gatal di bagian tubuh seperti kaki, tangan, juga bagian tubuh yang lain.

“Dari kemarin banjirnya, nah waktu ini baru didapati efeknya. Tubuh mereka (korban banjir) telah kepada gatel-gatel,” ungkapnya terhadap Radar Bekasi.

Izas meneruskan, sampai ketika ini belum ada kunjungan atau bahkan sensor kesehatan yg dilakukan oleh Instansi Kesehatan (Dinkes) ataupun pihak Pusat Kesehatan warga(Puskesmas) Cikarang Timur.

Baca Juga : Cara Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Sementara masyarakat yang lain, Sobirin (28) mengungkapkan, tidak cuma penyakit kulit yg diderita korban banjir. Mereka pula membutuhkan pertolongan berupa baju pantas gunakan, makanan, obat-obatan, sampai air bersih.
“Kita serta minta diperhatiin dong, tetapi disayangkan hingga hri ini nggak ada pertolongan sama sekali yg kami terima. Di mana letak nurani & kinerja pemerintah,” keluhnya.

Sekadar didapati, banjir yg mengggenang di Desa Bojongsari & Desa Labansari mencapai ketinggian yg bervariasi, mulai sejak dari 25 sentimeter, 60 centimeter sampai 1,5 meter. Banjir tersebut melumpuhkan gerakan gerakan masyarakat seperti menggali ilmu, bekerja sampai bercocok tanam.

Sekian yang dapat saya sampaikan informasi tentang kesehatan. untuk informasi kesehatan lainya dapat anda simak hanya di https://obatbabberdarah.web.id/